Bon Jovi was in Jakarta

It’s my life It’s now or never

I ain’t gonna live forever

I just want to live while I’m alive

My heart is like an open highway

Like Frankie said

I did it my way

I just wanna live while I’m alive

It’s my life



Ikutan review ah, senengnya ya metode penjualan tiketnya gak pake ribet, gak pake nuker2x. Melakukan pembayaran via on-line, dan tiket dengan barcode  langsung dikirimkan ke email kita. Mengenai konsernya sendiri, jujur saja, suara Om Jon memang sudah tidak terlalu sebaik dulu, teriakannya juga gak kenceng, napas pendek, dan tata lampu serta screen yang menurut saya biasa, dibandingin One Direction yang keceh (maklum, konser terakhir yang saya tonton itu)…Dan saya sempat mengantuk di beberapa lagu awal yang bukan saya banget… 😀.

Nonton Bon Jovi bukan hanya sekedar pencarian kualitas dia dibandingkan 20 tahun lalu yang saya tonton di Ancol dengan harga tiket Rp 45.000,- Beyond that, it brought memories… Yup memories lagu-lagu Om Jon yang mewarnai hari-hari saya dulu, i play my part and you play your game, give love a bad name, oh-oh Living on The Prayer … Take my hand, and we’ll make it, I swear (Masih humming 😆). Walaupun, Never Say Good Bye dan Always gak dinyanyiin (ihiks). Tapi,  keriaan saya dan temen2x saya sudah dimulai dari  pesen kaos bareng (tapi malah gak sempet photo bareng), sampe loncatloncat pas lagu lawas diputer.


 Jadi, saya memang tdk berharap segarang 20 tahun lalu, wong waktu mau beli tiketnya, temen saya sempet becanda: “Ayo nonton, kalau ngikutin siklusnya, ya 20 tahun lagi dia gak akan buat konser lagi”  (ya, eyalah, secara udah 70 tahun nanti)

The memory was my main point, kalau boleh, ngambil katakatanya Om Jon…

when you have a song, that becomes  part of people’s lives, forever marking memories…

Thank you Om Jon and the Gank, you made my day


Rejeki….

Masih dari cerita edisi #gathering,  tempat saya bekerja itu..orangnya nanonano banget, istilahnya yang diurusin from strategic tissue to strategic issue.  Alkisah, salah satu puncak acara  adalah door prize…

Nah, sebagai “ibu suri”, saya pun berkeinginan agar doorprize ini jatuh ke orang yang tepat. Caranya disiapin dua fish bowl, jadi kalau saya mau ambil hadiah hiburan, saya ambil dari fish bowl A, tapi kalau hadiah grand dari yang B. Toh, orang gak akan ngeh ada 2 fish bowl dan saya kan yang mandu acara…

Di saat2x terakhir, request saya persempit lagi, saya memisahkan lagi kompartemen para dewa, bukannya apa-apa, mengetahui kegelimangan rejeki para dewa, sudah tentu personel mereka juga kecipratan (istilah isengnya yang dbawa pulang mereka jauh dari orang lain setingkat, pastinya). Sempet sih ada yang nanya vvip no 1 aja atau sampai orang 6? Semuanya atau bagaimana? Jawaban saya: SEMUA….

Nah, tepat 1 jam sebelum acara, ditemukan dua nama yg sama, dikira tim door prize, keketik dua nama karena kecapean, jadi dicoret..dan hampir dibuang.  Pas mau go-show, ditemukan  Nama sama itu, ternyata emang beda orang, namun yang satunya bagian dari vvip. Seharusnya satu masuk fish bowl A dan satunya fish bowl B. Hanya karena riweuh banget, temen saya sempet nanya, eh, bener gak ya masukinnya…Haiya, akhirnya ada yang nyeletuk, sudahlah kalau memang rejekinya, gak akan kemana…

Dan bener aja, ternyata sang pemenang motor Honda Revo itu memang… yang namanya tadinya sudah dicoret dan hampir dibuang…Masya Allah, rejeki emang gak akan kemana, kalau emang udah buat dia, pastinya ya Allah akan membukakan jalanNya, Amin, Allahumma Amin. God speed…

Seneng deh kalau hadiahnya memang jatuh ke orang yang tepat ❤️❤️❤️. Ini photo Pak Supir yang menang motor, katanya malam itu, dia sampai gak bisa tidur, sibuk telponin Istrinya dan bawahnya penampilan wilayah kerja terbaik….


Bali dalam 36 Jam

Siapa bilang ke Bali nggak bisa dalam 36 jam…? Ha-ha, I did it… (walaupun ketika tulisan ini dibuat, rekor saya untuk stay selama 24 jam di Bali sudah terpecahkan…)

Gini yaaa caranya, untuk 36 jam tapi beat the worth :). Ambil pesawat paling pagi, karena harganya yang murah….sampai langsung sewa mobil, dan pergilah untuk breakfast. Yup, Mak Beng Sanur bisa jadi pilihan (sarapan pagi berat)

Terus….,, menunggu waktu check in hotel, kita bisa shopping-shopping yaa…., Sampai waktu check in, masuk kamar dan mandi :). Siap-siap untuk early dinner and why don’t you have dinner in lovely Jimbaran.