mengambil risiko

Don’t listen to those who say ‘you are taking too big  chance.’ Michelangelo would have painted the Sistine floor, and it would surely be rubbed out by today. I firmly believe that if you follow a path that interests you, with the strength of conviction that you can move others by your own efforts—and do not make success or failure the criteria by which you live—the chances are you’ll be a person worthy of your own respects. – Neil Simon

Menyambung posting saya sebelumnya…, banyak yang mempertanyakan kenapa saya mau ambil risiko ketika saya pergi sekolah… Alhamdulillah saya dapat fasilitas dari sekolah saya, tapi untuk urusan dengan kantor saya sendiri bukan hal yang mudah. Banyak hal yang tidak seindah teman2x lain yang mendapatkan kesempatan sekolah LN :). Tapi ya sudahlah…. (lima bulan yang ternyata sangat menentukan)

Berbicara mengenai risiko, saya tahu banyak risiko yang saya ambil, tapi kesempatan kan tidak datang dua kali ya..Kesempatan yang diberikan NUS juga tidak bisa ditunda sampai tahun depan, dan saat itu…saya sudah pada titik kulminasi tertinggi, bahwa saya harus pergi dan sekolah (alasannya kenapa, nggak bisa saya tulis 🙂 )

Dan kemudian, ketika saya disini dan mingle dengan beberapa teman, saya harus angkat topi buat mereka. Yang saya tulis adalah beberapa yang menonjol, dan kejadian sejenis ternyata banyak. Ada teman saya dari negara dengan ekonomi terbesar di Asia Selatan, dan mendapatkan scheme beasiswa yang sama dengan saya,  dia cerita bahwa dia terpaksa resign dari kantornya, karena kantornya tidak memberikan dia ijin sekolah sampai hari       terakhir dia harus pergi. Suami dengan satu anak, dan saya bilang sama dia: aihhh, kalau saya jadi kamu saya tidak mau berkorban sebegitu besarnya. Kebayang kan bagaimana dia menghidupi keluarganya…

Ada teman saya lagi, wanita, dari Asia Timur, dia pegawai negeri, dan dia juga bilang bahwa dia harus resign, karena di negara dia, tidak biasa untuk pegawai negeri melanjutkan studi S2. Saya: ups….Malam ini ketika barbeque nite, saya ngobrol dengan sesama teman dari bank sentral dari negara lain, dan istrinya baru saja resign karena menemani dia sekolah disini. Pertanyaan saya: kan tapi kamu selesai sekolah balik ke sana dan kerja lagi disana? . Jawaban diait might be. Dia bilang saat ini dia on-leave dan kalau ada kesempatan yang lebih baik kenapa tidak.

Saya belajar banyak dari mereka, bahwa ketika kita sudah tau apa jalan yang akan kita ambil, dan yakinrisiko apapun harus kita jalani, unless you choose to do great things with it, it makes no difference how much you are rewarded, or how much power you have. – Oprah Winfrey

Advertisements